PELATIHAN HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PANGAN MANDIRI

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air terbatas dan juga bagi mereka yang mempuyai waktu sempit dan terbatas untuk menyiram tanaman.

Sistem hidroponik membuat tanaman menjadi relatif lebih cepat tumbuh dan berkembang karena unsur hara dalam larutan dapat secara optimal dimanfaatkan sepenuhnya oleh tanaman, sehingga daun lebih segar, daging buah lebih besar dan kokoh. Hal ini dapat mempercepat masa panen tanaman sehingga dapat menjadi kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam.

Berdasarkan manfaat dari sistem budidaya hidroponik yang sangat menguntungkan, maka Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga mengadakan Pelatihan Hidroponik Bagi Kader PKK Dan Karang Taruna se-kelurahan Tingkir Lor, dengan tema ā€¯Meningkatkan Efisiensi Pangan Mandiri Dengan Pelatihan Tanaman Hidroponikā€¯.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Oktober 2019 di Balai Kelurahan Tingkir Lor mulai pukul 08.00 WIB s.d 14.45 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok PKK RT dan RW serta Karang Taruna se-Kelurahan Tingkir Lor. Acara dibuka oleh Lurah Tingkir Lor, Sumadi, SS, dilanjutkan sambutan yang intinya adalah bahwa dengan adanya pemahaman tentang budidaya tanaman hidroponik diharapkan ibu-ibu kelompok PKK RT dan RW serta Karang Taruna dapat menerapkannya di sekitar rumah masing-masing agar efisiensi penyediaan bahan pangan mandiri tercapai. Selain untuk memenuhi gizi keluarga, hidroponik diharapkan bisa menghemat pengeluaran. Bisa sebagai upaya penjaga tanggal tua atau pada saat krisis keuangan keluarga.

Ada dua materi yang disampaikan dalam pelayihan tersebut, yaitu :

  1. Dasar-dasar Pengetahuan Hidroponik, oleh Maya Amelia Irawati, SP.MM dari Mamafarm
  2. Cara Pembuatan Pupuk Organik, oleh Hariyanto, PPL dari Dinas Pertanian Kota Salatiga